Tuesday, May 14, 2013

KAPERNAUM


Kapernaum merupakan pusat penangkapan ikan dan perniagaan yang penting dan ramai bagi orang Galilea, kota ini terletak di tepi laut utara Danau Galilea, tepatnya 2.5 mil (4 km) dari Sungai Yordan. Di masa kini, Kapernaum disebut Kefar Nahum (Ibrani), artinya kota Nahum (=Tuhan Menghibur) dan juga disebut Talhum (Arab). Kapernaum berlokasi di persimpangan jalan rute-rute perdagangan yang penting, Kota ini dilalui oleh jalan utama Via Maris di antara Damaskus (Siria) dan Kaisarea Maritima di Laut Mediterania, dan di antara Tirus dan Mesir. Kapernaum juga dikenal dengan tanah-tanah yang subur mengelilinginya. Kota kuno Kapernaum ditinggalkan ribuan tahun yang lalu sebelum ditemukan lagi oleh para arkelog pada awal tahun 1800. Lokasinya berada dibawah garis laut, dan 10 mil (16 kilometer) dari Tiberias.

 “Kotanya” Juru Selamat

Dari sekian banyak kota di Israel, Kapernaum adalah salah satu yang memiliki arti penting dan paling sering disebut dalam Alkitab PB. Di sinilah Yesus pernah tinggal (Mat. 4:13) dan mengajar (Luk. 4:31), murid-murid Yesus seperti: Petrus, Andreas, Yakobus dan Yohanes juga tinggal di Kapernaum. Tempat ini memainkan peranan penting dalam kehidupan dan pelayanan Yesus. Penduduk Kapernaum, termasuk warga kelas atas, mereka mendapat kesempatan yang unik dan berlimpah untuk mendengar Firman Yesus Kristus secara langsung dan menyaksikan kuasa, kasih dan kemahakusaan-Nya.

Seorang Perwira Roma membangun sebuah Sinagoge di Kapernaum untuk Orang Yahudi (Luk 7:1-5).Dia adalah Perwira yang hambanya disembuhkan oleh Yesus dari sakit lumpuh yang parah (Mat. 8:5-13; Luk 7:1-10). Di Sinagoge ini Yesus biasa mengajar (Yoh 6:59; Mark 1:21; Luk 4:33). Yesus menyembuhkan orang yang kerasukan setan juga di tempat ini (Mark 1:21-28) dan di tempat yang sama Ia menyampaikan tentang roti hidup (Yoh 6:25-59).
Sinagoge di Kapernaum ini dekat dengan danau dan dibangun sedemikian rupa sehingga sewaktu orang Yahudi berdoa di tempat tersebut, mereka menghadap Yerusalem. Kemudian Sinagoge ini dihancurkan bersama dengan Bait Yerusalem, sekitar tahun 70 M. Beberapa tahun sesudah itu, Sinagoge lama digantikan dengan Sinagoge berbatu putih (mungkin sekitar tahun 250-300 M). Tak jauh dari Sinagoge, ada sebuah rumah batu milik Petrus. Di rumah inilah Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus (Mat. 8:14-16). Pada tahun-tahun setelah kematian dan kebangkitan Yesus, rumah ini telah menjadi rumah gereja yang turut dihancurkan saat kota itu ditaklukan. Arkeolog Stanislao Loffreda melaporkan, rumah itu dibangun pada akhir jaman Hellenistic (abad pertama SM).
Dalam penggalian di Kapaernaum, para arkeolog menemukan 131 gulungan naskah kuno yang ditulis dalam bahasa Yunani (110), Aram (10), Estrangelo (9), dan Latin (2). Nama Yesus disebutkan beberapa kali. Dalam salah gulungan tersebut Yesus disebut Kristus, Tuhan, dan Allah Yang Maha Tinggi. Juga terdapat simbol dan monogram, yaitu: salib dalam berbagai bentuk, sebuah perahu, monogram Yesus. Nama Rasul Petrus disebutkan setidaknya dua kali, monogramnya tertulis dalam bahasa Latin tetapi menggunakan huruf Yunani.

Kota yang penuh mujizat

Kapernaum menjadi kota yang sangat spesial bagi Yesus, karena disamping Ia banyak mengajar di tempat itu, Ia juga banyak sekali mengadakan mujizat di Kapernaum. Alkitab mencatat ada beberapa mujizat yang dilakukan Yesus di Kapernaum, diantaranya:
  • Anak perempuan dari Yairus yang telah mati dibangkitkan (Mark 5:22; Luk 8:41)
  • Melepaskan orang yang kerasukan setan di Sinagoge (Mark 1:21-28)
  • Orang lumpuh sembuh (Mark 2:1-12)
  • Yesus membuat empat murid menangkap ikan dengan cara yang ajaib (Luk 5:1-11)
  • Yesus menyediakan uang pajak yang harus dibayar Petrus melalui 4 dirham yang ada di mulut ikan (Mat  17:24-27)
  • Yesus menyembuhkan pegawai perwira yang sakit parah (Mat. 8:5-13)
  • Menyembuhkan anak seorang pegawai istana (Yoh 4:46-54)
  • Menyembuhkan ibu mertua Petrus dan orang banyak (Mark 1:29-34)
Namun, meskipun ada banyak mujizat yang Yesus kerjakan di Kapernaum, banyak penduduknya yang tetap tidak bertobat dan percaya. Karena itu bersama dengan Khorazim dan Bethsaida, Kapernaum menerima peringatan keras dari Yesus, kota-kota tersebut dikecam oleh Yesus ....“Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu” (Mat. 11:20-24) Demikianlah akhirnya, kota-kota tersebut dihancurkan, sementara Kapernaum menjadi reruntuhan selama berabad-abad. Saat ini penghuni Kapernaum terdiri dari Biara Fransiskan dan Gereja Ortodoks Yunani.

Kota yang telah dibangun sekitar abad ke 2 SM pada periode dinasti Hasmonean ini, meninggalkan banyak bukti sejarah dan sekaligus menjadi saksi kemahakuasaan Tuhan Yesus dimana banyak mujizat telah dilakukan oleh Yesus di Kapernaum. Mujizatnya belum berhenti dan terus dinyatakan, tetapi hanya berlaku bagi yang percaya dan berdoa kepadaNya, karena mujizat masih ada.

No comments:

Post a Comment